Jadwal Sholat Palembang 26 Juli 2026 waktu Subuh hingga Isya

Share

Umat Islam di Kota Palembang dan sekitarnya dapat menggunakan jadwal sholat fardhu untuk Minggu, 26 Juli 2026, mencakup Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Rujukan waktu ibadah ini disajikan agar pelaksanaan salat tepat pada waktunya, dengan perhitungan mengikuti metode astronomi resmi.

PALPRES.COM menuliskan jadwal waktu sholat untuk wilayah Palembang pada hari yang sama, serta menjelaskan rentang waktu masing-masing salat berdasarkan posisi matahari.

“Dalam rentang 24 jam sehari, kita diminta untuk sejenak melepaskan urusan duniawi dan menghadap-Nya melalui lima waktu sholat: Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.” kata PALPRES.COM.

Penjelasan tersebut disertai landasan bahwa sholat merupakan kewajiban yang diatur waktunya, serta dimaknai sebagai bagian dari ketundukan kepada Allah.

“Dalam Surat An-Nisa ayat 103, Allah SWT menegaskan bahwa sholat adalah kewajiban yang sudah diatur waktunya bagi orang-orang beriman.” kata PALPRES.COM.

Artikel yang sama juga mengaitkan sholat dengan gambaran lima tiang penopang Islam menurut riwayat yang disebutkan.

“Nabi Muhammad SAW juga mengibaratkan Islam seperti sebuah bangunan yang ditopang oleh lima tiang utama—dan mendirikan sholat adalah salah satunya (HR. Bukhari & Muslim).” kata PALPRES.COM.

Rincian waktu yang dicantumkan mencakup definisi kapan Subuh dimulai dan kapan berakhir, demikian pula Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya berdasarkan tahapan pergerakan matahari.

Subuh dimulai dari terbitnya fajar shadiq hingga sesaat sebelum matahari menyapa di ufuk timur, dengan artikel mencantumkan waktu Subuh 04.49 WIB.

Dzuhur dimulai saat matahari mulai tergelincir dari tengah langit hingga panjang bayangan benda sama dengan tingginya, dan PALPRES.COM menuliskan waktu Zuhur 12.11 WIB.

Ashar berlanjut setelah waktu Dzuhur habis hingga menjelang matahari terbenam, sementara Maghrib dimulai saat matahari tenggelam sempurna sampai hilangnya pendar cahaya merah di langit malam.

Isya dimulai ketika pendar merah Maghrib menghilang dan membentang panjang hingga terbitnya fajar Subuh, dan artikel menekankan bahwa lokasi berbeda membuat posisi matahari tidak persis sama sehingga jadwal perlu dipantau dari sumber lokal yang dihitung dengan metode astronomi resmi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author