Apple Diprediksi Naikkan Harga Lini iPhone 18 Pro
Apple dilaporkan berpotensi menaikkan harga seri iPhone 18 Pro sebesar 200 hingga 400 dolar AS dibanding generasi sebelumnya saat dipublikasikan pada September 2026. Kenaikan biaya komponen memori RAM, ruang penyimpanan, serta adopsi prosesor 2 nanometer menjadi pemicu utama penyesuaian harga tersebut.
Analis industri memperkirakan harga iPhone 18 Pro akan dimulai dari 1.299 dolar AS atau sekitar Rp23 juta, sementara iPhone 18 Pro Max berpotensi menyentuh angka 1.399 dolar AS hingga 1.625 dolar AS. Kenaikan biaya manufaktur ini didorong oleh melonjaknya harga DRAM dan NAND Flash yang kini menyumbang lebih dari 20 persen dari total biaya komponen smartphone.
Penggunaan chipset terbaru Apple A20 Pro berbasis proses manufaktur 2nm dari TSMC juga berkontribusi besar pada lonjakan biaya. Setiap wafer 2nm TSMC diperkirakan berharga 30.000 dolar AS, lebih tinggi 50 hingga 60 persen dibandingkan teknologi 3nm generasi sebelumnya.
Sebagai langkah efisiensi, Apple meminta diskon harga pasokan layar OLED M16 kepada Samsung Display dan LG Display. Apple menargetkan harga panel layar iPhone 18 Pro Max berada di kisaran 66,50 hingga 70 dolar AS per unit, atau sekitar 20 persen lebih murah dibanding harga layar generasi sebelumnya.
Dari segi performa dan desain, seri iPhone 18 Pro diprediksi menerapkan teknologi pengemasan chip Wafer-Level Multi-Chip Module, kapasitas baterai mendekati 5.000 mAh, serta ukuran Dynamic Island yang lebih ringkas. Sementara itu, varian reguler seperti iPhone 18 standar dan iPhone 18e diperkirakan baru akan diperkenalkan pada musim semi 2027.