Prabowo Subianto Perkenalkan BPI Danantara Pengelola Kekayaan Negara

Share

Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di sela-sela agenda panen raya. Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, dilansir dari Detik Finance.

Saat menyampaikan sambutan, Prabowo Subianto turut memperkenalkan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria. Lembaga baru ini dirancang sebagai wadah pengelola dana kedaulatan Indonesia.

Prabowo Subianto menjelaskan bahwa fungsi utama Danantara adalah mengelola kekayaan negara. Lembaga ini bergerak untuk mengamankan aset demi masa depan generasi penerus bangsa.

"Pak Dony Oskaria, Kepala Badan BUMN dan juga wakil kepala Danantara. Danantara itu adalah dana kedaulatan kita, singkatan Daya Anagata Nusantara. Daya artinya energi, kekuatan. Anagata masa depan. Jadi mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa untuk anak dan cucu kita seluruhnya," ucap Prabowo, disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (23/5/2026).

Potensi aset yang berada di bawah naungan lembaga baru ini disebut memiliki nilai yang sangat besar. Prabowo Subianto menjabarkan ada sekitar 1.040 BUMN dengan total nilai aset mendekati angka US$ 1 triliun atau setara Rp 17.000 triliun.

Mengingat besarnya angka tersebut, kepala negara menekankan pentingnya aspek kehati-hatian serta transparansi dalam pengelolaan. Pesan khusus juga diberikan kepada Dony Oskaria guna mengantisipasi segala bentuk kebocoran anggaran yang merugikan keuangan negara.

"Yang dikelola nggak tanggung-tanggung, ada 1.040 BUMN. Kemudian nilainya ya hampir semuanya itu US$ 1 triliun, itu Rp 17.000 triliun. Jadi harus diurus baik-baik ya, Pak Dony sama semua stafnya, jangan bocor, jangan menguap uang itu, uang rakyat itu ya," tutur Prabowo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author