Kebakaran Hanguskan Rumah Adat Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi
Upaya pemadaman api di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi akhirnya berhasil meredam kobaran pada Sabtu (25/7/2026) sore. Petugas gabungan bersama warga langsung melakukan proses pendinginan untuk mencegah titik api susulan.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi guna mengendalikan si jago merah. Kobaran api cepat membesar akibat material bangunan warga yang didominasi kayu, bambu, serta atap jerami kering dan ijuk.
Proses penanganan darurat dilakukan oleh tim Damkar yang bahu-membahu bersama personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Petugas memblokir pergerakan api agar tidak menjalar ke bangunan adat lainnya di kawasan Kasepuhan Ciptamulya.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengonfirmasi insiden kebakaran yang menimpa wilayah kasepuhan adat tersebut saat awal penanganan berlangsung.
"Iya betul. Untuk waktu pasti dan kronologinya belum diketahui secara rinci. Saat ini tim dari Damkar sudah berada di lokasi," ujar Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq.
Seorang warga Desa Sirnaresmi membagikan kesaksiannya ketika kobaran api masih terus membakar permukiman warga.
"Barusan sekali kejadiannya, sampai sekarang belum padam! Iya, habis semua. Banyak rumah terbakar, apinya masih nyala dan makin merembet," kata Rahman, salah seorang warga Desa Sirnaresmi.
Setelah api utama berhasil dipadamkan pada sore harinya, warga setempat menggambarkan situasi di lokasi permukiman yang kini menyisakan asap tebal.
"Kondisi sekarang api utamanya sudah padam, tapi asap tebal masih terus membumbung dari puing-puing dan kayu yang hangus. Warga sama petugas pemadam masih standby di lokasi untuk pendinginan dan menjaga lokasi supaya tidak muncul titik api baru," tutur Rahman di lokasi.
Hasil pantauan menunjukkan area permukiman adat tersebut kini ratap dengan tanah serta menyisakan tiang kayu yang hangus. Penyebab pasti munculnya api masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, kepolisian, dan Pemerintah Desa Sirnaresmi masih mendata jumlah pasti rumah terbakar serta estimasi kerugian material. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.