Lulusan Universitas Teknologi Hanoi Kembangkan Chip Made in Vietnam

Share

Seorang lulusan berprestasi dari Universitas Teknologi Hanoi, Nguyen Huynh, menargetkan pembuatan chip bersertifikat "Made in Vietnam" guna mendorong penguasaan teknologi inti di negaranya pada Mei 2026.

Huynh menjadi salah satu dari empat mahasiswa paling menonjol di angkatannya setelah menyelesaikan studi di Fakultas Elektroteknik dan Elektronische Engineering dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,69 dari skala 4,0 dan nilai rata-rata 94.

Selama menempuh pendidikan, Huynh aktif melakukan riset praktis di Power Electronics Lab sejak Oktober 2024 untuk menguji teori ke dalam perangkat keras digital.

Salah satu pencapaian pentingnya adalah merancang pengontrol DSP untuk penyearah ganda yang menjadi bagian dari skripsi kelulusannya, di mana ia berhasil memprogram mikrokontroler TI C2000 untuk mengatasi gangguan sinyal sistem.

Selain proyek mandiri, Huynh juga berkolaborasi dalam tim saat merancang alat pengukur daya aktif pada tahun 2024 untuk membagi tugas optimalisasi sirkuit analog menggunakan perangkat lunak Proteus.

Minatnya kemudian berkembang ke arah desain sirkuit terintegrasi (IC) analog demi memahami arsitektur perangkat keras secara mendalam.

Pengalaman tersebut diperkuat saat ia menjalani magang di S-Phenikaa pada awal tahun 2026, di mana ia menganalisis karakteristik MOSFET menggunakan alat iprobe dan cmdm probe untuk mengevaluasi stabilitas loop umpan balik.

Dalam menghadapi kompleksitas sistem desain tersebut, Huynh menerapkan ilmu dasar dan metodologi pemecahan masalah yang diajarkan oleh para dosen di universitasnya.

Fasilitas laboratorium kampus juga memberinya akses ke alat standar industri seperti Cadence Virtuoso, perpustakaan teknologi praktis (PDK), serta referensi ilmiah dari IEEE.

Huynh yang menguasai bahasa asing dengan skor TOEIC 635 ini berambisi menjadi tenaga ahli strategis dalam proyek perancangan chip nasional di masa depan.

Menurut pandangannya, penguasaan desain perangkat keras pada tingkat fisik sangat penting agar sektor teknologi Vietnam tidak hanya tertahan pada level pemrosesan atau perakitan luar saja.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author