Carlo Ancelotti Panggil Neymar ke Skuad Piala Dunia 2026 Timnas Brasil

Share

Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti resmi memasukkan nama penyerang veteran Neymar ke dalam skuad final untuk turnamen Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan pelatih asal Italia tersebut memicu perdebatan sengit dan kritik tajam di dalam negeri karena kondisi kebugaran sang pemain yang dinilai merosot.

Dilansir dari The Guardian, pemanggilan penyerang berusia 34 tahun itu dinilai sebagai upaya mendesak untuk menciptakan narasi pembuktian terakhir seperti yang dinikmati Lionel Messi pada Piala Dunia sebelumnya. Namun, catatan fisik menunjukkan Neymar hanya bermain dalam 27 pertandingan liga selama tiga tahun terakhir dan baru mencatatkan 682 menit bermain tahun ini sebelum mengalami cedera betis.

Kondisi fisik pemain Santos tersebut kembali memburuk setelah menderita pembengkakan otot betis kanan saat timnya kalah 0-3 dari Coritiba pada hari Minggu. Laporan Goal menyebutkan bahwa situasi cedera terbaru ini membayangi persiapan menjelang laga uji coba terakhir Brasil.

Mantan penjaga gawang timnas Brasil Wagner Fernando Velloso melayangkan kritik keras terhadap keputusan Ancelotti yang lebih memilih memboyong Neymar dibandingkan penyerang Chelsea, Joao Pedro.

"I would not call up Neymar for the World Cup. To take Neymar and not take Pedro is an absurdity of those that football allows. Pedro is the top scorer of everything, Neymar cannot even play against Recoleta and he is in the Cup," kata Wagner Fernando Velloso dalam program 'Novabrasil em campo'.

Velloso juga menuduh mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut bersikap selektif dalam memilih pertandingan di kompetisi domestik demi menjaga kebugaran.

"Neymar chose the matches. He didn’t play against Palmeiras, Flamengo, Bahia, but he played against Recoleta, Red Bull Bragantino… Only against the weak teams, to try to make a difference. And he didn't do it," tambah Wagner Fernando Velloso.

Kendati demikian, Velloso mengakui bahwa kehadiran Neymar dapat memberikan sedikit harapan bagi para penggemar di tengah krisis kepemimpinan yang melanda skuad Selecao saat ini.

"Faced with a national team without identity, without charisma and without a leader, I think Neymar's call-up brought hope for the fans. It's not that I think Neymar is going to make that difference in the Cup. His call-up was good for that, because we have a national team of weak players. There is no leader in the national team. It's not that Neymar is either, but at least he's a technical leader, he already was," jelas Wagner Fernando Velloso.

Di sisi lain, laporan beIN SPORTS menyatakan pengumuman skuad tersebut disambut emosional oleh Neymar yang langsung melakukan panggilan video kepada rekan setimnya, Raphinha, setelah perayaan di teater penyerahan daftar pemain selesai.

"We're in this together, Rapha; we're going to win this. Thank you, brother. You know how much I love you," ucap Neymar kepada penyerang Barcelona tersebut.

Dalam sebuah acara publik di Sao Paulo, Neymar mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa tidur dan terus menangis semalaman setelah melihat video pengumuman resmi tersebut bersama istri dan anak-anaknya.

"I went to sleep at 6:30 or 7:00 in the morning, watching all the videos. I couldn't stop crying all night. I was there with my wife and daughters, sleeping in the same bed. They were sleeping, and I was crying watching each video, because it wasn't easy," ungkap Neymar.

Neymar menegaskan komitmennya untuk memberikan seluruh kemampuan terbaik demi membalas dukungan masyarakat Brasil yang telah menemaninya melewati proses pemulihan cedera yang menyakitkan.

"It was difficult, it was hard, but in the end it was worth it. It was worth it to feel this affection, this emotion, this feeling of being Brazilian and representing each one of you in a World Cup," tutur Neymar.

Penyerang bernomor punggung 10 itu juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas segala bentuk dorongan moral yang diterimanya menjelang pembukaan turnamen akbar tersebut.

"I thank all of Brazil for their support, their encouragement, and their reactions, which were wonderful. It will be a very special day, one that I will cherish for the rest of my life," pungkas Neymar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author