AS Tegaskan Dukungan Keamanan untuk Arab Saudi dari Serangan Houthi

Share

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan komitmennya untuk melindungi keamanan Arab Saudi dari ancaman militer kelompok pemberontak Houthi asal Yaman yang didukung oleh Iran. Hubungan bilateral kedua negara ini tetap diposisikan sebagai pilar utama kebijakan luar negeri Washington di kawasan Timur Tengah, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui Al Arabiya pada Selasa (14/7/2026).

"Amerika Serikat berdiri teguh bersama Arab Saudi dalam menghadapi agresi Iran, termasuk serangan-serangan Houthi yang didukung Iran, dan tetap berkomitmen terhadap keamanan Kerajaan (Saudi) dan stabilitas kawasan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Pihak Washington menyatakan bahwa kemitraan strategis ini terus diperkuat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. AS juga konsisten memprioritaskan tindakan terhadap Houthi serta menuntut pertanggungjawaban Iran atas dukungan militer yang diberikan kepada kelompok tersebut, setelah sebelumnya menetapkan kembali Houthi sebagai organisasi teroris asing.

"Sangat penting untuk melanjutkan upaya-upaya melawan Houthi yang didukung Iran dan kelompok-kelompok teroris lainnya di Yaman, yang mengancam kepentingan AS tersebut," ucapnya.

Ketegangan antara militer Arab Saudi dan pemberontak Houthi kembali meningkat setelah pertahanan udara koalisi Saudi mencegat beberapa rudal yang diarahkan ke wilayah selatan kerajaan pada pekan ini. Serangan tersebut mengakhiri masa tenang informal yang sempat berlangsung selama empat tahun terakhir sejak periode gencatan senjata Maret 2022.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa pasukannya menargetkan Bandara Internasional Abha di wilayah selatan Saudi sebagai respons atas serangan udara yang dituduhkan kepada koalisi Saudi di Bandara Internasional Sanaa pada Senin (13/7).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author