Museum FIFA Pamerkan Jersei Timnas Indonesia di Miami
Museum FIFA resmi memamerkan jersei kandang tim nasional Indonesia dalam eksibisi bertajuk "Unidad – The World's Game" di Freedom Tower, Miami, Amerika Serikat, yang digelar sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026 sejak Sabtu (11/7/2026).
Pameran yang diliput oleh ANTARA tersebut menampilkan instalasi warna-warni yang terdiri dari seragam kandang milik 211 federasi anggota FIFA, termasuk PSSI. Berdasarkan penyusunan warna, jersei timnas Indonesia ditempatkan pada kelompok merah berdampingan dengan jersei Belgia dan Mesir.
Pengunjung dapat menggunakan layar interaktif di depan instalasi untuk melihat profil singkat serta pencapaian sepak bola Indonesia. Selain pameran di Miami yang menonjolkan budaya Amerika Latin, media vietnam.vn juga melaporkan adanya pameran serupa bertema "Warisan Para Juara" di Kota New York.
"Melihat pameran di museum ini akan membuatmu merinding," ujar Patrick Tobler, Manajer Komunikasi untuk FIFA Museum.
Eksibisi di Miami ini menempati dua lantai Freedom Tower. Lantai pertama menyediakan kuis interaktif Piala Dunia untuk empat pemain, perangkat realitas virtual (VR), dokumentasi sejarah Piala Dunia 1930 di Uruguay, koleksi bola resmi, hingga miniatur satelit Telstar 1.
Sejarah sepak bola Amerika Serikat juga disajikan lewat trofi North American Soccer League (NASL) 1977 milik Pele dan jersei klub Inter Miami milik Lionel Messi. Pengunjung kemudian diarahkan ke lantai dua melewati tangga bermotif foto ikonik Pele yang sedang mengangkat piala.
Lantai dua merangkum sejarah Piala Dunia dari tahun 1930 hingga 2022 dengan memajang memorabilia asli, termasuk jersei kapten Uruguay Jose Nasazzi dan jersei Diego Maradona dari tahun 1986. Di area ini, replika trofi Jules Rimet dan trofi Piala Dunia Putri 1991-1995 dipamerkan di dalam bilik layar raksasa karena versi orisinalnya telah hilang dicuri.
Pameran ini dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00 waktu setempat. Tiket masuk dijual seharga 18 dolar AS untuk umum, 12 dolar AS untuk pelajar dan anak usia 7-18 tahun, serta 14 dolar AS bagi lansia berumur 62 tahun ke atas.