Gavi Bela Cristiano Ronaldo Menjelang Laga Portugal Kontra Spanyol
Gelandang Timnas Spanyol, Gavi, memberikan pembelaan terhadap kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, yang terus menuai kritik menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, pada Senin (6/7/2026) waktu setempat.
Pertandingan krusial ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk merebut tiket perempat final, setelah Portugal sebelumnya mengalahkan Kroasia -1 dan Spanyol menundukkan Austria 3-0 pada babak 32 besar.
Menanggapi kritik yang menyebut kehadiran Ronaldo menghambat performa Selecao das Quinas, Gavi menegaskan bahwa megabintang tersebut tetap sosok yang dihormati dan mampu menjadi pembeda di lapangan hijau.
“Saya selalu mendengar itu, tetapi dari orang-orang yang bukan bagian dari timnya, dari para penggemar,” kata Gavi dilansir dari Barca Universal pada Minggu (5/7/2026).
Pemain muda Barcelona tersebut menyatakan bahwa seluruh elemen di dalam Timnas Portugal memiliki respek yang besar terhadap sang kapten atas capaian historisnya.
“Mereka yang berada di timnya sangat menghormatinya. Jelas, Cristiano adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah dan dia bisa membuat perbedaan kapan saja,” ujar Gavi.
Selain membahas Ronaldo, Gavi mengungkapkan dalam wawancaranya bersama Mundo Deportivo bahwa ia sengaja memutuskan komunikasi sementara dengan rekan dekatnya di Portugal, Joao Cancelo, untuk menjaga fokus.
“Tidak, sebenarnya kami belum berbicara,” jelas Gavi.
Pemain kelahiran 5 Agustus 2004 ini menegaskan komitmen profesionalitas mereka yang sepakat untuk menunda interaksi hingga laga perebutan tiket perempat final tersebut usai.
“Saya rasa baik dia maupun saya fokus dan berkonsentrasi pada pertandingan,” ungkap Gavi.
Kedua pemain tersebut memilih memprioritaskan kepentingan negara masing-masing demi memetik kemenangan dalam bentrokan sesama tim Semenanjung Iberia.
“Saya rasa dia tidak akan berbicara kepada saya sampai setelah pertandingan, dan saya juga tidak akan berbicara kepadanya. Kami berdua fokus pada negara kami, tim nasional kami, dan kemenangan,” lanjut Gavi.
Mengenai kekuatan lawan secara keseluruhan, gelandang Barcelona ini tidak menampik bahwa skuad asuhan Roberto Martinez akan menjadi ujian paling berat bagi La Furia Roja sepanjang turnamen ini.
“Ya, jelas mereka adalah lawan terberat yang pernah kami hadapi sejauh ini. Mereka tim yang hebat, dengan pemain-pemain yang bagus,” tegas Gavi.
Ia pun berharap seluruh penggawa Spanyol disiplin menerapkan strategi yang telah dipersiapkan oleh tim pelatih demi meredam agresivitas Portugal.
“Saya harap tim fokus pada apa yang harus kami lakukan, pada rencana manajer, dan bahwa kita semua bekerja sama untuk memenangkan pertandingan ini,” tutur Gavi.
Ditanya mengenai persaingan ketat di sektor lini tengah yang diisi oleh para pemain bertalenta tinggi dari kedua belah pihak, Gavi menunjukkan keyakinan mendalam pada kedalaman skuad Spanyol.
“Ya. Mereka memiliki lini tengah yang hebat, tetapi kami juga memiliki pemain-pemain yang sangat bagus, baik yang menjadi starter maupun yang berada di bangku cadangan,” kata Gavi.
Spanyol membawa misi tambahan untuk membalas kekalahan dramatis lewat adu penalti dari lawan yang sama pada partai final UEFA Nations League tahun lalu.
“Saya pikir kekuatan terbesar kami adalah skuad kami yang besar dengan pemain-pemain yang sangat berbakat. Saya harap kami dapat menunjukkannya dalam pertandingan ini,” tambahnya.
Gavi menilai kekalahan masa lalu itu justru menjadi bahan bakar motivasi bagi skuad Matador untuk tampil lebih efektif di depan gawang lusa nanti.
“Ya, mungkin itu motivasi tambahan, bonus tambahan. Pertandingan itu ditentukan melalui adu penalti. Saya pikir kami bermain lebih baik di pertandingan itu, kami pantas menang, tetapi sepak bola adalah tentang mencetak lebih banyak gol,” jelas Gavi.
Pertandingan perebutan tiket perempat final ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa pukul 02.00 WIB.
“Saya berharap lusa kita semua akan fokus dan memanfaatkan peluang yang kita dapatkan,” pungkas Gavi.