Prancis Singkirkan Paraguay demi Tantang Maroko di Perempat Final
Tim nasional Prancis memastikan diri lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan babak 16 besar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, hari Sabtu (5/7/2026) waktu Barat Indonesia.
Gol penentu kemenangan skuad Les Bleus dihasilkan melalui eksekusi penalti oleh kapten tim, Kylian Mbappe, pada babak kedua pertandingan yang berlangsung ketat tersebut. Hasil ini membawa armada asuhan Didier Deschamps melaju ke fase delapan besar untuk menantang Maroko, yang sebelumnya sukses menyingkirkan Kanada dengan skor mencolok 3-0.
Berdasarkan data statistik yang dihimpun sumeks.co, Prancis tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 76 persen sepanjang babak pertama, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Paraguay. Hingga turun minum, kedua kesebelasan bahkan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan yang tepat sasaran akibat permainan disiplin yang diperagakan wakil Amerika Selatan tersebut.
Perubahan taktik dilakukan Deschamps pada babak kedua dengan memasukkan penyerang muda Paris Saint-Germain, Desire Doue, yang kemudian dilanggar oleh gelandang Paraguay, Diego Gomez, di area terlarang pada menit ke-70. Mbappe yang maju sebagai eksekutor penalti berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk memperdaya penjaga gawang Orlando Gill.
Paraguay mencoba mengejar ketertinggalan di sisa waktu laga, tetapi lini belakang Prancis yang dipimpin oleh William Saliba tampil sangat kokoh hingga terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Prancis menutup laga dengan total 15 tembakan dan nilai expected goals (xG) 1,37, sementara Paraguay hanya membuat 5 tembakan dengan xG 0,15.
Kekalahan ini sekaligus menghentikan langkah Paraguay untuk mengulangi pencapaian historis mereka menembus perempat final seperti pada Piala Dunia 2010 silam. Meski demikian, performa ini menandai kembalinya tim berjuluk Albirroja tersebut ke panggung dunia setelah absen dalam tiga edisi beruntun di Brasil, Rusia, dan Qatar.
Kiper Paraguay, Orlando Gill, memberikan pernyataan mengenai hasil pertandingan dan perjuangan timnya di atas lapangan hijau setelah laga usai.
"Kami pergi dengan kepala tegak, kami sudah mengerahkan segalanya di atas lapangan," ujar Gill dilansir ABC Deportes melalui detikSport.
Penjaga gawang yang melakukan empat penyelamatan penting sepanjang laga tersebut menilai timnya sudah memperlihatkan organisasi pertahanan yang sangat baik saat menghadapi gempuran Prancis.
"Kami bisa saja memaksakan laga lanjut ke perpanjangan waktu karena kami bertahan dengan sangat baik," kata Gill.
Terkait sorotan atas gaya permainan keras yang diterapkan oleh skuad Paraguay hingga membuat Kylian Mbappe merasa kesal, sang kiper memberikan pembelaan terhadap karakter bermain timnya.
"Beginilah sepakbola, jika mereka tidak terbiasa dengan ini apa yang bisa kami lakukan?" ceplos Gill.
Dia menambahkan bahwa ketangguhan fisik dan permainan tanpa kompromi merupakan identitas asli yang ingin mereka tunjukkan sejak awal turnamen dimulai.
"Paraguay memang seperti ini, sebuah tim yang keras. Sejak pertama kami berlaga, kami ingin menunjukkan kehadiran kami, untuk memperlihatkan ketangguhan kami, bahwa jika bolanya lolos, maka pemainnya jangan, dan kurasa tim berkelakuan baik," dia menegaskan.
Di babak perempat final nanti, Prancis yang bertumpu pada kedalaman skuad elite seperti Ousmane Dembele, Michael Olise, dan William Saliba akan menghadapi organisasi permainan serangan balik cepat milik Maroko. Rekor tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir menjadi modal berharga bagi Maroko yang berambisi menjadi negara Afrika pertama yang menembus babak semifinal Piala Dunia modern.