Polisi Tangkap Wanita Penjual Emas Palsu di Pamulang
Aparat Kepolisian Sektor Ciputat Timur menangkap seorang wanita berinisial HCTW (20) karena diduga menjual emas palsu di sebuah toko emas kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (3/7/2026), dilansir dari Detikcom.
Pelaku ditengarai kerap melancarkan aksi penipuan tersebut dengan menyasar sejumlah toko emas yang sedang dalam kondisi padat atau ramai oleh pengunjung.
"Dia (pelaku) memanfaatkan celah toko emas yang ramai," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).
Kompol Bambang Askar Sodiq memaparkan bahwa situasi toko yang padat sengaja dipilih agar proses pengecekan keaslian emas berjalan kilat tanpa ketelitian dari petugas jaga.
"Jadi kan, kadang-kadang kalau ramai kan, antrean banyak yang untuk ngecek verifikasi, apa semua, kadarnya kan lama tuh. Dia memanfaatkan itu," jelas Bambang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan interogasi kepolisian, pelaku mengaku sudah melakukan aksi serupa di puluhan toko emas lain di wilayah Tangerang Selatan.
"Berdasarkan pengakuan, ini baru pengakuan ini, belum kita cross-check langsung, hanya pengakuan secara verbal pada saat BAP. Yang bersangkutan ini sudah menjual, melakukan kegiatan ini di 20 toko emas di daerah Tangerang Selatan," terang Bambang.
Dalam setiap modus operandinya, HCTW selalu mencoba menawarkan emas palsu dengan berat rata-rata sekitar 20 gram kepada pihak toko.
"(Setiap jual) 20-an gram," kata Bambang.
Aksi HCTW di Pamulang gagal setelah penjaga toko mengenali wajah pelaku yang terekam CCTV pernah menipu toko emas terafiliasi di Ciputat pada Juni 2025.
"Nah ini kejadiannya, ini ada di Pamulang. Datanglah dia ke toko emas yang masih satu manajemen sama toko emas Ciputat ini," kata Bambang.
Pihak manajemen toko emas sebelumnya sudah menyebarkan peringatan dan rekaman visual pelaku ke seluruh staf toko cabang.
"Toko emas Cibutat punya rekaman CCTV, punya pendukung lah semua. Jadi, mewanti-wanti kepada petugas tokonya kalau ada orang ini menjual, tolong ditolak ataupun lapor ke polisi," ungkap Bambang.
Petugas toko di Pamulang yang menyadari kemiripan fisik pelaku langsung melakukan konfirmasi cepat ke toko emas Ciputat sebelum melapor ke pihak berwajib.
"Pada saat dia datang beberapa hari yang lalu itu, di Pamulang, 'Loh, ini orang ini kok kayak yang, seperti ciri-ciri yang disampaikan sama toko emas Ciputat', ya kan," jelas Bambang.
Pelaku akhirnya langsung diamankan dan dibawa ke markas kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Di situlah langsung dikonfirmasi ke toko emas Ciputat, 'ih, iya benar'. Nah, di situ baru diamankan orang ini ke Polsek Ciputat Timur, ditangkap, diserahterimakan," sambungnya.
Saat ini, HCTW masih mendekam di sel tahanan dan menjalani proses pemeriksaan lanjutan oleh tim penyidik Polsek Ciputat Timur.