Gen Z Mulai Tinggalkan Hubungan Tanpa Komitmen demi Konsep Chalant

Share

Tren hubungan tanpa komitmen seperti situationship dan sikap cuek atau nonchalant kini mulai ditinggalkan oleh kalangan Gen Z. Banyak anak muda kini beralih ke konsep baru yang disebut chalant, seperti dikutip dari Wolipop.

Pergeseran ini muncul sebagai reaksi terhadap pola hubungan yang minim usaha dan kurang melibatkan keterikatan emosional dari kedua pihak. Sikap dingin yang dahulu dianggap menarik kini digantikan oleh keinginan akan pasangan yang konsisten dan berani menunjukkan kasih sayang.

Fenomena perubahan preferensi ini sempat diangkat dalam salah satu episode acara Love Island melalui pernyataan salah satu pesertanya, Sol.

"Aku suka seseorang yang benar-benar menunjukkan ketertarikan padaku. Aku tidak suka orang yang terlalu nonchalant. Aku justru ingin kamu sangat chalant terhadapku," ujarnya.

Pembahasan mengenai hubungan chalant juga ramai dibicarakan di media sosial TikTok. Berbagai konten video yang mengulas topik tersebut bahkan telah disaksikan dan disukai oleh jutaan pengguna.

Dilansir dari SheKnows, fenomena ini menandakan adanya perubahan besar dalam budaya kencan generasi muda. Menunjukkan perhatian dan kepastian emosional kini menjadi hal yang lebih dihargai dibandingkan berpura-pura cuek.

Konsep chalant hadir sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya tarik ulur dalam hubungan asmara. Generasi muda saat ini lebih memilih pasangan yang hadir secara utuh dan tidak ragu memperlihatkan kepedulian mereka.

Pakar hubungan dari Hinge, Moe Ari Brown, menjelaskan bahwa tren ini bukan sekadar istilah yang viral di dunia maya. Menurutnya, fenomena tersebut mencerminkan perubahan ekspektasi riil dalam dunia kencan.

"Usaha sedang menjadi tren. Keinginan akan chalance bukan sekadar mengikuti istilah viral, melainkan menginginkan perhatian dan kepedulian yang memang seharusnya menjadi standar dalam sebuah hubungan," ujarnya kepada Cosmopolitan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author