Divaldo Alves Resmi Latih GD Interclube di Liga Angola

Share

Mantan pelatih Persijap Jepara Divaldo Alves resmi ditunjuk sebagai nakhoda baru klub kasta tertinggi Liga Angola GD Interclube pada Kamis (25/6/2026). Penunjukan arsitek lapangan hijau asal Portugal tersebut dilansir dari Bola didasari oleh ambisi besar manajemen klub untuk mengembalikan kejayaan tim setelah sekian lama absen meraih trofi juara.

Klub sepak bola yang berbasis di Angola tersebut menyediakan fasilitas penunjang yang sangat lengkap guna mendukung kebutuhan teknis kepelatihan. Manajemen memberikan ruang kerja pribadi serta sokongan penuh dari departemen pemantau bakat modern yang menganalisis pertandingan secara komprehensif.

"Interclube itu klub besar. Tapi mereka sudah beberapa lama tidak juara dan tidak menang apa pun. Saya terima ini karena fasilitas sangat luar biasa," ujar Divaldo Alves pada Rabu (1/7/2026).

Fasilitas yang disediakan tidak hanya berupa ruang kerja, melainkan juga akomodasi khusus berupa rumah tinggal bagi setiap pemain agar tidak ada lagi yang menetap di mes klub. Kendati demikian, pihak manajemen tetap menyiapkan kamar khusus di area klub untuk tempat beristirahat dan makan di sela-sela jadwal latihan pagi serta sore.

"Saya punya ruang pribadi dalam klub, kantor sendiri. Terus scouting department, semua scouting team pertandingan sebelum dan pertandingan sesudah," kata Divaldo Alves.

Pihak manajemen juga memenuhi seluruh perangkat teknologi yang diminta oleh sang pelatih untuk menunjang performa tim. Beberapa sarana modern yang disediakan meliputi alat analisis pertandingan, pusat kebugaran, kolam renang, hingga penggunaan teknologi catapult dan pesawat tanpa awak atau drone.

"Pemain punya rumah sendiri semua, tidak ada satu pun tinggal di mes. Tapi tetap ada kamar-kamar untuk pemain kalau misal ada latihan pagi dan sore supaya bisa istirahat dan makan di klub," sambung Divaldo Alves.

Selain fokus menangani skuad utama, pelatih yang juga pernah menukangi Persik Kediri ini memikul tanggung jawab besar untuk membenahi sistem pembinaan pemain usia muda. Langkah ini diambil karena manajemen melihat potensi besar dari akademi yang selama ini justru langsung hijrah ke Eropa tanpa sempat membela tim utama.

"Otomatis saya rasa ini klub yang benar-benar mau kasih saya semua fasilitas supaya kita bisa cari masa depan yang bagus," ucap Divaldo Alves.

Tantangan dalam membangun struktur pembinaan tersebut disikapi secara positif demi menciptakan fondasi sepak bola yang kuat bagi masa depan klub. Pendekatan taktik dan metode kerja dari Eropa akan diintegrasikan secara menyeluruh dari tingkat akademi hingga tim senior.

"Masalahnya beberapa tahun terakhir pemain akademi tidak dipakai di tim A. Ketika umur 18 atau 19 tahun mereka langsung ke Eropa," ungkap Divaldo Alves.

Manajemen klub menaruh harapan besar agar juru taktik pemegang lisensi Pro UEFA tersebut mampu meninggalkan warisan jangka panjang yang berkelanjutan. Kombinasi antara metode modern dan pengembangan bisnis melalui transfer pemain menjadi target utama yang dibebankan.

"Mereka minta saya buat sistem dari atas sampai bawah, metode latihan, metode kerja, bagaimana attacking, bagaimana defense. Supaya nanti pemain ketika ke tim A, langsung adaptasi cepat dan kita bisa develop pemain untuk masa depan," lanjut Divaldo Alves.

Pengalaman Divaldo Alves yang musim lalu menukangi PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026 diharapkan mampu mempermudah proses adaptasi para pemain muda dengan standar sepak bola Eropa. Integrasi metode kerja tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan pemain siap pakai tetapi juga menyumbang trofi bagi lemari juara klub.

"Mereka mau saya bikin legacy di sini. Mereka juga tahu saya dari Portugal walaupun saya lahir di Luanda," tutur Divaldo Alves.

Proyek jangka panjang ini menjadi misi utama sang pelatih dalam menata ulang struktur kompetisi internal di tubuh GD Interclube.

"Saya bawa sepak bola Eropa supaya mereka bisa juga fokus untuk bikin bisnis masa depan, jual pemain ke Eropa karena pemain sudah siap, tahu metode Eropa bagaimana, bagaimana kerja. Kalau itu semua bisa gabung dengan dengan title, sangat istimewa. Itu yang mereka minta ke saya," pungkas Divaldo Alves.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author