Manuel Neuer Pensiun dari Tim Nasional Jerman Usai Kalah dari Paraguay

Share

Kiper veteran Manuel Neuer resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional Jerman setelah timnya tersingkir secara mengejutkan oleh Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar Piala Dunia, Senin di Foxborough.

Kekalahan dramatis dengan skor 4-5 dalam babak adu penalti tersebut menjadi laga terakhir bagi penjaga gawang berusia 39 tahun itu bersama Der Panzer setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Neuer meluapkan emosinya setelah pertandingan krusial tersebut dan mengonfirmasi bahwa ia menyudahi karier internasionalnya yang telah berlangsung sejak membawa Jerman menjadi juara dunia pada 2014.

"Ja. Es ist extrem bitter so aufzuhören" kata Manuel Neuer, Penjaga Gawang Jerman saat ditanya mengenai masa depannya, seperti dilansir dari media Austria oe24.at.

Sebelum keputusan tersebut diambil, Neuer sempat mengkritik gaya permainan defensif yang diterapkan oleh tim lawan sepanjang pertandingan berlangsung.

"Hat irgendjemand gesprochen, oder sitzt die Enttäuschung einfach zu tief?" tanya Thomas Wagner, Reporter MagentaTV saat mewawancarai Neuer di area ruang ganti pemain yang dilansir oleh sportbild.bild.de.

Suasana di dalam ruang ganti Jerman dilaporkan sangat sunyi setelah kegagalan penalti dari Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah memastikan kepulangan mereka.

"Ja, der Trainer hat ein paar Worte an uns gerichtet, aber ansonsten ist es natürlich sehr still. Jeder ist enttäuscht und traurig über das Ausscheiden." jawab Manuel Neuer, Penjaga Gawang Jerman mendeskripsikan situasi tim.

Kiper utama tersebut juga mengakui kekurangan efektivitas lini serang Jerman yang gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas untuk mengunci kemenangan sebelum babak sudden death.

"Aber wir hatten halt einfach nicht diesen Punch, um das Spiel für uns heute zu entscheiden, und nicht das Quäntchen Glück." tambah Manuel Neuer, Penjaga Gawang Jerman.

Kekalahan ini memperpanjang catatan minor Neuer yang selalu kebobolan minimal satu gol di setiap laga Piala Dunia sejak 2014, termasuk performanya yang sempat dikritik saat melawan Ekuador.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author