Harry Kane Pecahkan Rekor Gol Inggris Saat Tekuk Panama 2-0
Penyerang Harry Kane memecahkan rekor gol Piala Dunia sejarah Tiga Singa saat tim nasional Inggris menundukkan Panama 2-0 pada pertandingan pamungkas fase grup Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Sabtu (27/6/2026). Kemenangan meyakinkan ini juga diwarnai dengan keputusan strategis tim medis untuk mengistirahatkan sejumlah pemain kunci.
Dilansir dari laporan pertandingan Opta, tambahan satu gol ke gawang Panama membuat Kane mengoleksi total 11 gol di putaran final Piala Dunia sepanjang kariernya. Catatan impresif tersebut resmi melewati pencapaian legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker, yang sebelumnya memegang rekor dengan torehan 10 gol.
Inggris memastikan kemenangan lewat sumbangan gol Jude Bellingham dan Harry Kane yang membuat sang kapten kini mengemas tiga gol pada edisi turnamen kali ini. Di balik performa gemilang di lini depan, pelatih Thomas Tuchel memilih memarkir Declan Rice yang mengalami masalah nyeri saraf hamstring sejak membela Arsenal demi menghindari risiko cedera parah.
Sebelum pertandingan berlangsung, Thomas Tuchel memberikan pembaruan mengenai kondisi kebugaran Declan Rice serta Elliot Anderson yang juga sempat mengalami masalah otot ringan pascapertandingan sebelumnya.
"[Elliot] Anderson dan Rice berlatih hari ini [Kamis]. Mereka memiliki masalah kecil setelah pertandingan tetapi mereka memiliki cukup waktu untuk pulih," kata Tuchel.
Arsitek asal Jerman tersebut menegaskan bahwa hampir seluruh anggota skuadnya siap diturunkan untuk menghadapi Panama, kecuali bek kanan Reece James yang harus menepi akibat cedera hamstring.
"So semua orang kecuali Reece James tersedia, dan kami akan mengambil keputusan [siapa yang bermain sejak awal] besok," ujar Tuchel.
Selain masalah di lini tengah, Tuchel juga harus kehilangan Reece James yang diperkirakan bakal absen setidaknya dalam dua pertandingan ke depan akibat cedera otot paha tersebut.
"Dia sekarang berada dalam program pemulihan yang dipercepat, tetapi kami sangat percaya bahwa dia akan dapat bermain untuk kami lagi di turnamen ini. Kami akan mencari solusi," kata Tuchel.
Untuk mengatasi keterbatasan opsi di sektor bek kanan setelah Tino Livramento lebih dulu meninggalkan pemusatan latihan karena cedera betis, Tuchel memanggil Trevoh Chalobah guna menggeser Jarell Quansah ke sisi kanan pertahanan.
"Pemikiran mengapa kami memanggil Trevoh Chalobah adalah untuk membebaskan Jarell Quansah di posisi bek kanan untuk kami. Saya melihatnya sangat kuat untuk Liverpool. Dia bermain dalam tiga bek, yang tidak begitu jauh dari posisi itu, untuk Leverkusen.
Kami memiliki Djed Spence. Tidak ada yang bisa melihat itu datang," kata Tuchel.
Sementara itu, Declan Rice sendiri sempat menyatakan kepada ITV sebelum laga melawan Ghana bahwa dirinya dalam kondisi siap bermain meskipun harus mengelola rasa sakit pada bagian hamstringnya.
"I’m ready and fit, raring to go. I was feeling a little bit of neural pain in my hamstring, which I was managing from after Christmas with Arsenal for a very long time. Obviously, not a lot of people would have known that. It was all behind-the-scenes stuff, but it was a smart decision," ujar Rice.
Rice menambahkan bahwa keputusan untuk menariknya keluar pada sisa 20 menit laga kontra Kroasia merupakan langkah antisipasi yang tepat demi menjaga kondisi fisiknya.
"In the end, that last 20 minutes is probably where you pick up the most, and it’s where you play a 70‑minute match. But that last 20 is where you really feel your body going for it. And I think it was a smart decision because the last few days I felt really, really good," kata Rice.
Sebagai ganti absennya Rice di susunan pemain utama, posisi gelandang bertahan Inggris diisi oleh Elliot Anderson yang bekerja sama dengan Jude Bellingham serta Morgan Rogers di lini tengah.