BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Tengah Musim Kemarau
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai angin kencang di berbagai wilayah Indonesia mulai Sabtu, 27 Juni 2026 hingga 2 Juli 2026. Langkah ini diambil karena adanya pengaruh fenomena atmosfer global yang memicu pertumbuhan awan awan hujan.
Berdasarkan Analisis Dasarian III Juni 2026, sebanyak 37,6 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau akibat kondisi El Nino dengan anomali suhu permukaan laut di Nino 3.4 sebesar +1,61. Namun, kombinasi aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Gelombang Kelvin memicu hujan signifikan di zona tertentu.
Di Sumatera Barat sendiri, cuaca cerah berawan mendominasi, tetapi BMKG Minangkabau memprediksi adanya hujan sedang hingga lebat di beberapa daerah seperti Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, dan Solok Selatan dari 27 sampai 29 Juni 2026. Curah hujan ini dapat disertai kilat dan angin kencang dengan suhu udara berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius.
"Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi hujan tidak boleh dikesampingkan," kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 26 Juni-2 Juli.
Lembaga tersebut juga menjelaskan bahwa curah hujan di bagian utara Indonesia dan wilayah ekuator masih terpantau cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
"Meski musim kemarau mulai meluas, hujan dengan intensitas signifikan (lebat hingga sangat lebat) masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama di bagian utara Indonesia dan wilayah ekuator," tulis BMKG dalam keterangannya.
Pihak berwenang menambahkan bahwa sejumlah faktor atmosfer lokal dan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia turut mendukung pasokan massa udara basah ke daratan.
"Secara umum, kondisi atmosfer dalam sepekan ke depan menunjukkan musim kemarau akan terus meluas. Namun, keberadaan sejumlah fenomena atmosfer tersebut masih dapat memicu hujan, bahkan dengan intensitas sedang hingga lebat, di beberapa wilayah Indonesia," tulis BMKG.
Untuk periode 27-28 Juni 2026, status siaga hujan lebat berlaku di Aceh dan Maluku, sedangkan wilayah lain seperti Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Papua berada dalam status waspada. Potensi angin kencang juga diantisipasi melanda wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.