Kebijakan Perang Benjamin Netanyahu Memicu Unjuk Rasa Besar di Israel

Share

Gelombang unjuk rasa besar melanda beberapa kota di Israel pada Sabtu (20/6) akibat meningkatnya kritik publik terhadap kebijakan perang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang dinilai tidak memiliki arah politik jelas. Aksi protes tersebut meluas mulai dari pusat kota Tel Aviv, Yerusalem, Haifa, Karkur, Afula, Rosh Pina, Nahariya, hingga Beersheba.

Surat kabar Haaretz yang dilansir Anadolu Agency melaporkan bahwa ratusan warga berkumpul dalam aksi tersebut, termasuk sekitar 1.000 demonstran yang memadati Lapangan Habima di Tel Aviv untuk menuntut pengunduran diri Netanyahu. Selain desakan mundur, sentimen negatif publik diperkuat oleh laporan kegagalan strategis dalam konflik dengan Iran serta keretakan aliansi diplomatik antara Israel dan Amerika Serikat.

Tekanan terhadap militer Israel juga datang dari perbatasan utara oleh kelompok Hizbullah. Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menyatakan bahwa perlawanan bersenjata akan terus berlanjut di wilayah Lebanon.

"Israel tidak punya pilihan selain menarik diri dari wilayah Lebanon," tegas Qassem.

Narasi mengenai kegagalan strategis Israel ini turut dianalisis oleh Robert Kuttner dalam majalah The American Prospect. Menurut Kuttner, konfrontasi melawan Iran gagal meruntuhkan Teheran dan justru memicu keretakan hubungan Washington-Tel Aviv akibat tindakan sepihak Netanyahu, terutama pasca-perpanjangan gencatan senjata di Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat.

Ketidakpuasan domestik ini tercermin dari jajak pendapat publik di Israel yang dikutip Kuttner, yang menunjukkan bahwa sekitar 92 persen responden meyakini Iran keluar sebagai pemenang dalam konflik tersebut. Di sisi lain, survei tersebut mencatat kepercayaan warga Israel terhadap Presiden AS Donald Trump merosot hingga tersisa 13 persen dalam hal perlindungan kepentingan Israel, sementara posisi politik Netanyahu kian terancam menjelang pemilihan umum musim gugur.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author