IHSG Ditutup Menguat 2,69 Persen ke Level 6.041,93 pada 15 Juni 2026

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan signifikan pada penutupan perdagangan sesi I. Dilansir dari Detik Finance, indeks saham domestik tersebut kembali menembus dan bergerak di level 6.000 pada Kamis (15/6/2026).

Merujuk pada data RTI Business, IHSG terpantau menguat sebesar 2,69 persen hingga bertengger di posisi 6.041,93 pada paruh pertama hari ini. Performa ini menunjukkan pembalikan arah setelah indeks sempat mengalami pelemahan hingga ke level 5.864,00 pada pembukaan perdagangan pagi.

Aktivitas perdagangan di lantai bursa mencatatkan volume transaksi mencapai 13,71 miliar saham. Adapun total nilai transaksi yang dibukukan ialah sebesar Rp 7,96 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.036.245 kali sepanjang sesi pertama.

Tren positif ini juga diikuti oleh indeks saham unggulan LQ45 yang terkerek naik 2,89 persen menuju level 594.856. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 535 saham bergerak menguat, 139 saham mengalami penurunan, dan 134 saham lainnya cenderung stagnan.

Lonjakan IHSG disokong oleh apresiasi harga dari mayoritas saham berkapitalisasi besar. Salah satunya adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang mencatatkan kenaikan harga sebesar 7,69 persen menjadi Rp 392 per lembar saham.

Langkah penguatan ini diikuti oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang meningkat 6,93 persen ke posisi Rp 1.620 per saham. Selanjutnya, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) juga menguat 6,10 persen hingga mencapai Rp 7.500 per saham.

Sektor perbankan kelompok blue chip turut menjadi motor penggerak indeks utama pada perdagangan hari ini. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan kenaikan sebesar 2,27 persen menjadi Rp 4.060 per lembar saham.

Kemudian, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengalami apresiasi sebesar 2,71 persen ke harga Rp 3.410 per saham. Emiten perbankan BUMN lainnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), naik sebesar 3,20 persen menuju harga Rp 2.900 per saham.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin penguatan di sektor perbankan raksasa tersebut. Saham BBCA melonjak sebesar 3,38 persen dan mendarat pada level harga Rp 6.125 per lembar saham pada penutupan sesi pertama.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author