Universitas Indonesia Catat 67 Persen Lulusan Raih Kerja Cepat

Share

Sebanyak 67 persen lulusan Universitas Indonesia (UI) dilaporkan berhasil memperoleh pekerjaan dalam waktu satu hingga tiga bulan setelah kelulusan. Data penyerapan tenaga kerja tersebut dipaparkan dalam acara Employer Forum 2026 yang berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/6/2026).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan Keuangan dan Sumber Daya UI Ahmad Gamal menjelaskan bahwa capaian tersebut didasarkan pada hasil Data Tracer Study 2024 UI, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Sebesar 67% dari mereka sudah mendapatkan pekerjaan pertama hanya dalam rentang waktu 1 hingga 3 bulan saja," ujar Ahmad Gamal, Wakil Rektor Bidang Perencanaan Keuangan dan Sumber Daya UI.

Pemaparan data berlanjut pada rincian sektor tempat alumni bekerja, di mana 28,3 persen berhasil menembus perusahaan multinasional atau internasional. Sementara itu, mayoritas lulusan jenjang S1 UI sebanyak 57,1 persen bekerja di perusahaan nasional, dan 14,6 persen sisanya terserap di perusahaan lokal.

Catatan dari tahun sebelumnya menunjukkan 71,3 persen lulusan UI tahun 2023 berstatus bekerja penuh waktu atau paruh waktu, sedangkan 13,2 persen lainnya memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

"Namun, inilah yang data juga tunjukkan kepada kami, dan ini adalah bagian yang layak mendapatkan perhatian penuh dari setiap pemberi kerja," tutur Ahmad Gamal, Wakil Rektor Bidang Perencanaan Keuangan dan Sumber Daya UI.

Berdasarkan kajian tersebut, pihak kampus memetakan 10 kompetensi utama untuk mempermudah lulusan mendapat pekerjaan, seperti kemampuan adaptasi, tanggung jawab, toleransi, bekerja dengan orang yang berbeda, serta integritas. Kompetensi penting lain yang disoroti meliputi kemampuan merumuskan kebijakan, pengetahuan di luar bidang, negosiasi, keterampilan riset, dan keterampilan komputer.

Setelah berhasil menembus jajaran 200 besar kampus terbaik dunia versi QS World University Rankings, UI kini menetapkan sasaran baru untuk menembus peringkat 150 besar dunia.

"Persaingan kami sekarang adalah dengan universitas-universitas di Asia. Saat kami menuju peringkat 150 besar dunia dan 40 besar di Asia, sinergi dengan industri menjadi kunci utama untuk merancang masa depan pendidikan Indonesia," kata Ahmad Gamal, Wakil Rektor Bidang Perencanaan Keuangan dan Sumber Daya UI.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author