Gelombang Panas Ekstrem Landa Inggris Ratusan Sekolah Tutup
Gelombang panas ekstrem melanda wilayah Inggris hingga menyebabkan ratusan sekolah mengakhiri kegiatan belajar lebih awal serta perusahaan kereta api memangkas jadwal operasional operasional mereka.
Dilansir dari Detikcom, peringatan panas merah yang sangat langka telah dikeluarkan oleh kantor meteorologi Inggris untuk hari Rabu (24/6) dan Kamis (25/6) karena suhu berpotensi melonjak hingga 40 derajat Celsius. Peringatan cuaca buruk ini mencakup wilayah Inggris tengah dan selatan, termasuk kota London serta Birmingham.
Suhu tinggi pada bulan Juni ini dinilai mencetak sejarah baru dan memicu kekhawatiran besar dari otoritas meteorologi setempat.
"Melihat suhu seperti ini di Inggris pada bulan Juni sangat mengkhawatirkan," kata kepala ilmuwan kantor meteorologi, Stephen Belcher.
Faktor aktivitas manusia disebut menjadi pemicu utama di balik meningkatnya intensitas cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.
"Perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia telah membuat peristiwa seperti ini lebih mungkin terjadi dan lebih intens," tambah Stephen Belcher.
Akibat ketidaksiapan infrastruktur menghadapi lonjakan suhu, sedikitnya 300 sekolah memutuskan tutup total atau sebagian. Langkah adaptasi terpaksa diambil oleh hampir seluruh pengelola lembaga pendidikan demi melindungi para siswa.
"Hampir setiap sekolah di seluruh Inggris harus melakukan beberapa bentuk adaptasi minggu ini mengingat panas ekstrem," kata James Bowen, asisten sekretaris jenderal di Asosiasi Kepala Sekolah Nasional.
Kondisi sarana prasarana sekolah yang didominasi bangunan tua dinilai menyulitkan proses mitigasi suhu panas.
"Kita memiliki banyak sekali bangunan yang sangat tua," kata James Bowen.
James Bowen menambahkan bahwa fasilitas-fasilitas tersebut tidak dirancang untuk kondisi cuaca ekstrem saat ini.
"tidak benar-benar sesuai dengan tujuan dan tentu saja tidak siap untuk menahan panas seperti ini," kata James Bowen.
Dampak penutupan juga terjadi di sebuah sekolah dasar di barat laut London setelah suhu ruangan melampaui batas normal pada Selasa (23/6).
Pihak sekolah mengirimkan pemberitahuan resmi yang menyatakan bahwa mereka tetap "khawatir tentang kesejahteraan murid dan staf, terutama pada siang hari ketika suhu diperkirakan akan mencapai puncaknya".
Selain sektor pendidikan, gangguan massal melanda moda transportasi publik seperti kereta api. Network Rail mengimbau masyarakat membatasi perjalanan, sementara Eurostar membatalkan enam perjalanan kereta rute London-Paris pekan ini.