Atlético Madrid Laporkan Barcelona ke FIFA Terkait Transfer Julián Álvarez

Share

Atlético Madrid akan mengajukan tuntutan hukum kepada Barcelona melalui keadilan olahraga FIFA setelah penyerang Julián Álvarez secara terbuka menyatakan keinginannya untuk meninggalkan klub usai laga Argentina melawan Austria pada Senin, 22 Juni 2026.

Langkah hukum ini diambil oleh manajemen Los Rojiblancos karena sang pemain masih terikat kontrak hingga tahun 2030. Pihak Atlético Madrid merasa geram dengan pendekatan yang dilakukan oleh Barcelona terhadap penyerang asal Argentina tersebut.

Manajemen Atlético Madrid menilai tindakan Barcelona menyalahi aturan transfer pemain yang sedang terikat kontrak jangka panjang.

"Una transferencia es lo mejor para todos. Quiero cumplir mi sueño" ujar Julián Álvarez, Penyerang Atlético Madrid.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Álvarez kepada media ESPN setelah pertandingan kedua fase grup Piala Dunia 2026. Mantan pemain Manchester City ini menegaskan kejujurannya mengenai situasi masa depannya.

"No puedo esconderme, ni actuar como si no quisiera ser claro, intento ser honesto" kata Julián Álvarez, Penyerang Atlético Madrid.

Pemain berusia 26 tahun itu menambahkan bahwa pembicaraan mengenai masa depannya telah dilakukan secara internal dengan jajaran manajemen klub.

"Hablé con gente del Atlético y creo que lo mejor para todos los involucrados es que me vaya" tutur Julián Álvarez, Penyerang Atlético Madrid.

Di sisi lain, kubu Atlético Madrid memberikan respons keras terhadap manuver Barcelona yang dinilai menggunakan pola lama seperti saat merekrut Antoine Griezmann dan mendekati Nico Williams.

"In the past ya hemos visto la forma de funcionar del Barcelona" cetus Sumber Internal, Atlético Madrid.

Sumber tersebut mengungkapkan kepada media AS bahwa Barcelona kerap menjanjikan komisi kepada keluarga pemain saat klub pemilik sedang menghadapi kompetisi krusial.

"Prometiendo comisiones a su hermana, a su familia y al propio jugador…" tambah Sumber Internal, Atlético Madrid.

Klub ibu kota Spanyol ini menegaskan tidak akan menegosiasikan harga transfer Álvarez ke Barcelona kecuali sang rival bersedia menebus klausul pelepasan penuh senilai 500 juta euro.

"No hay ninguna cantidad por la que el Barcelona pueda comprar a Julián, que no será transferido al Barcelona" tegas Sumber Internal, Atlético Madrid.

Atlético Madrid memastikan bahwa mereka tidak akan tinggal diam melihat strategi pendekatan di luar jalur resmi yang diterapkan oleh tim Catalunya itu.

"O paga la cláusula (de 500 millones) o nada" lanjut Sumber Internal, Atlético Madrid.

Gugatan ke FIFA dipersiapkan karena manajemen mengklaim memiliki bukti pertemuan yang melibatkan pihak internal Barcelona sebelum Álvarez mengeluarkan pernyataan di media.

"Todo el mundo sabe que es un club tramposo" cetus Sumber Internal, Atlético Madrid.

Tindakan Barcelona dianggap sebagai bagian dari strategi transfer agresif yang merugikan klub lain, sehingga Atlético Madrid memutuskan membawa kasus ini ke ranah hukum olahraga.

"Pero se han topado con un club que no les va a reír la gracia" tegas Sumber Internal, Atlético Madrid.

Informasi yang dihimpun oleh media AS menyebutkan bahwa lingkungan internal Barcelona bahkan telah memprediksi dan menertawakan situasi ini sebelum sang pemain berbicara kepada pers.

"El Barcelona ha jugado así ya en varias ocasiones. El verano pasado mismo, con Nico Williams" ungkap Sumber Internal, Atlético Madrid.

Meskipun Álvarez tidak menyebut nama Barcelona secara langsung, laporan dari Marca mengonfirmasi bahwa sang penyerang memang menargetkan Camp Nou sebagai pelabuhan berikutnya.

"Forma parte de su estrategia. En las últimas horas había comidas del entorno azulgrana adelantando que lo que iba a ocurrir, algunos riéndose de la jugada: ‘Solo falta que hable el jugador…’. Y Julián no ha mencionado al Barcelona, no sabemos por qué" pungkas Sumber Internal, Atlético Madrid.

Selama dua musim membela Atlético Madrid, Álvarez telah mencetak 49 gol dari 106 pertandingan di semua kompetisi. Saat ini, fokus sang pemain masih tertuju pada komitmennya bersama tim nasional Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni untuk menyelesaikan turnamen Piala Dunia 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author