Club Brugge Tambah Bintang Baru pada Logo setelah Juara Liga Belgia

Share

Klub sepak bola Club Brugge dipastikan akan memperbarui logo mereka dengan menambahkan bintang kedua setelah resmi mengunci gelar juara Liga Belgia ke-20 pada Kamis malam, 21 Mei 2026.

Simbol bintang tersebut menjadi penanda pencapaian sejarah baru bagi klub, meskipun regulasi mengenai penyematan bintang di setiap negara memiliki perbedaan sistem yang signifikan.

Tradisi penyematan bintang emas ini pertama kali bermula di Italia pada tahun 1958 ketika Juventus meraih gelar liga kesepuluh mereka, yang kemudian dijadikan aturan resmi oleh federasi sepak bola setempat untuk setiap kelipatan sepuluh gelar.

Sistem kelipatan sepuluh tersebut diadopsi oleh mayoritas negara Eropa, namun beberapa negara seperti Turki, Denmark, dan Rusia menerapkan aturan satu bintang untuk setiap lima gelar juara.

Jerman memiliki sistem bertingkat sejak 2004 yang memberikan satu hingga lima bintang untuk jumlah kelipatan gelar tertentu, sementara Inggris dan Spanyol sama sekali tidak memiliki sistem bintang resmi.

Di Belgia, penggunaan bintang pada logo tidak memiliki aturan spesifik dari federasi, di mana Anderlecht menjadi klub pertama yang menggunakan tiga bintang pada 2010, diikuti Standard pada 2013, Union pada 2015, dan Club Brugge yang baru memasang bintang pertama mereka pada 2017 saat sudah mengoleksi 14 gelar.

Manajemen Club Brugge di Jan Breydel mengonfirmasi bahwa pembaruan logo dengan penambahan bintang kedua akan segera dilakukan menyusul kepastian gelar ke-20 mereka musim ini.

Sementara itu, untuk tingkat tim nasional, FIFA menetapkan aturan resmi satu bintang lima sudut untuk setiap gelar juara dunia, sebuah tren yang diawali oleh Brasil setelah memenangkan Piala Dunia ketiga mereka pada tahun 1970.

Tim nasional Belgia sendiri tidak memiliki bintang di logo mereka karena gelar juara Olimpiade 1920 yang mereka raih dianggap tidak memenuhi syarat oleh FIFA akibat status kompetisi yang saat itu hanya boleh diikuti oleh pemain amatir.

Asosiasi sepak bola Belgia sebenarnya telah mengajukan permintaan resmi kepada FIFA pada tahun 2018 agar kemenangan Olimpiade tersebut diakui setara dengan gelar juara dunia, namun permohonan tersebut tetap ditolak.

"Na his speeches voelt het alsof je al 1-0 voor staat" ujar pendukung Club Brugge mengenai dampak psikologis dari pelatih Ivan Leko dalam membawa tim menuju tangga juara.

Kemenangan dramatis ini sekaligus memicu perayaan masif dari para pendukung Club Brugge yang langsung memadati area luar Stadion Jan Breydel segera setelah peluit panjang berbunyi.

"Dit is echt een 'shit day'" kata pihak Union mengekspresikan kekecewaan mendalam setelah mereka harus kehilangan momentum dalam persaingan perebutan gelar juara liga musim ini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author