Cremonese Terancam Degradasi Emil Audero Harapkan Keajaiban di Laga Pamungkas

Share

Klub Serie A Cremonese yang diperkuat oleh penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero tengah menghadapi situasi krusial menjelang pertandingan terakhir Liga Italia Serie A 2025/2026. Tim yang memiliki julukan I Grigiorossi ini membutuhkan keajaiban pada laga pamungkas akhir pekan nanti demi mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi.

Seperti yang dikutip dari Bola, Cremonese saat ini masih tertahan di zona merah dengan menempati peringkat ke-18. Berbekal perolehan 34 poin, mereka terpaut jarak satu angka dari Lecce yang berada tepat di atasnya atau pada batas aman dari ancaman degradasi.

Harapan klub ini sempat terjaga setelah berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Udinese pada Senin (18/5/2026) dini hari. Namun pada waktu yang sama, pesaing terdekat mereka yaitu Lecce juga meraih hasil maksimal lewat kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas Sassuolo.

Kondisi tersebut membuat Cremonese harus menjalani perjuangan yang sangat berat pada Minggu (24/5/2026). Seluruh pertandingan pamungkas pada pekan ke-38 Serie A 2025/2026 ini dijadwalkan bakal bergulir secara serentak.

Peluang terakhir untuk tetap bertahan di kompetisi Serie A kini hanya diperebutkan oleh Lecce dan Cremonese. Pada laga penentu esok, Lecce dijadwalkan akan menjamu Genoa di hadapan pendukung mereka sendiri.

Sementara itu, Cremonese juga akan bertindak sebagai tuan rumah saat menghadapi Como. Skuad asuhan I Grigiorossi tidak memiliki pilihan lain kecuali mengamankan poin penuh sambil mengharapkan rival mereka terpeleset.

Syarat mutlak bagi Emil Audero dan kolega adalah memenangkan pertandingan atas Como. Setelah itu, mereka harus berharap Lecce menelan kekalahan atau hanya bermain imbang saat menghadapi Genoa agar bisa bertahan di Serie A musim depan.

Jika skenario tersebut gagal terwujud, Cremonese dipastikan akan turun kasta ke Serie B. Mereka akan menyusul Pisa dan Hellas Verona yang sudah lebih dulu dipastikan terdegradasi pada musim ini.

Evaluasi Performa Paruh Musim

Seusai pertandingan ketat melawan Udinese, Emil Audero sempat mendapatkan pertanyaan mengenai performa tim yang kurang maksimal. Terutama terkait banyaknya peluang yang terbuang sepanjang paruh kedua musim ini.

Performa Cremonese tercatat mengalami penurunan signifikan sejak memasuki putaran kedua. Mereka tercatat menelan 12 kali kekalahan, serta hanya mampu meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang.

Catatan tersebut berbanding terbalik dengan pencapaian mereka pada putaran pertama. Saat itu, I Grigiorossi sanggup mengamankan lima kali kemenangan, tujuh hasil imbang, dan hanya menderita tujuh kali kekalahan.

"Itu pertanyaan yang tidak bisa saya jawab. Kita masih punya satu pertandingan tersisa, dan tidak ada gunanya melihat apa yang bisa dilakukan lebih baik atau lebih buruk. Mari fokus pada pertandingan berikutnya dan apa yang bisa kita kendalikan," ujar Emil Audero.

Fokus Penuh Menghadapi Como

Penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut tidak menampik bahwa timnya bisa meraih posisi yang lebih baik. Beberapa detail insiden dalam sejumlah pertandingan dinilai menjadi penyebab posisi mereka melorot ke zona merah.

Meskipun demikian, dirinya enggan menyalahkan situasi masa lalu dan memilih fokus penuh pada pertandingan terakhir. Performa maksimal menjadi target utama sembari menanti hasil akhir dari pertandingan tim kompetitor.

"Wajar untuk merasa kecewa; saya memikirkan kebobolan di menit-menit akhir melawan Lazio dan insiden meragukan lainnya yang telah terjadi. Tapi itu tidak perlu. Mari kita lihat pertarungan terakhir ini dan berharap hasilnya sesuai keinginan kita. Kita harus memainkan permainan yang sama seperti yang kita mainkan malam ini," kata Emil Audero.

"Ini adalah masalah yang menyangkut klub. Saya tidak fokus pada hal-hal ini, tetapi pada keinginan untuk memberikan performa yang baik di pertandingan terakhir. Kita harus tetap fokus, dengan tujuan memberikan performa yang baik dan mengerahkan seluruh kemampuan kita," ucap Emil Audero.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author