Michael Olise Menjadi Sorotan Utama Jelang Piala Dunia 2026
Penyerang sayap Bayern Munchen, Michael Olise, menjadi pusat perhatian menjelang pertandingan pembuka tim nasional Prancis melawan Senegal dalam babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife pada Senin, 16 Juni 2026.
Pemain berusia 24 tahun tersebut menarik perhatian publik setelah mencatatkan kontribusi 34 gol di Bundesliga sepanjang musim 2025-2026 bersama Bayern Munchen. Olise yang lahir di London memiliki latar belakang multibudaya dari ayah keturunan Nigeria dan ibu berdarah Prancis-Aljazair, sehingga ia sempat memenuhi syarat untuk membela empat negara berbeda sebelum akhirnya memilih Prancis.
Keputusan Olise untuk memperkuat tim nasional Prancis didasari oleh hubungan emosional yang kuat dengan negara asal ibunya serta kekagumannya terhadap figur sepak bola legendaris Prancis.
"My mother is from France. I came here when I was a child. I have always had a connection with the France national team. It's been my dream since I was a kid," kata Michael Olise, Penyerang Sayap Timnas Prancis.
Olise merefleksikan bahwa perjalanannya di dunia sepak bola dimulai sejak usia enam tahun di London Barat, sebelum sempat menimba ilmu di akademi Chelsea, Manchester City, hingga menembus tim utama di Reading dan Crystal Palace. Selain fokus pada karier pribadinya, Olise juga menjaga hubungan dekat dengan adiknya, Richard Olise, yang saat ini meniti karier profesional di Chelsea.
"We never talk about football to be honest. We are both in it so much. We talk about life.
When you have a setback, take it as a lesson. Use it as time to grow. Someone always has something worse than what you are experiencing.
There is no time to complain. Digest what happened, then move on," tutur Michael Olise, Penyerang Sayap Timnas Prancis.
Filosofi hidup Olise juga dipengaruhi oleh konsep pengembangan diri yang ia pelajari saat masih bermain di Crystal Palace, yang kemudian ia abadikan dalam sebuah tato.
"It came from a conversation at the training ground at Palace. One of the coaches was talking about kaizen. Afterward, I looked into it.
The idea of improving every day, little by little, until you reach a certain level. I relate to that philosophy," ujar Michael Olise, Penyerang Sayap Timnas Prancis.
Mengenai gaya bermainnya yang dinilai tenang dan taktis oleh pelatih Vincent Kompany, Olise menjelaskan bahwa performanya di lapangan lebih banyak didorong oleh intuisi bertanding yang alami.
"Maybe my play style gives the impression that things slow down. But when I am on the pitch, I do not know if things are slowing down. It is muscle memory. I play mostly through instinct," ucap Michael Olise, Penyerang Sayap Timnas Prancis.
Di sisi lain, performa impresif Olise di level klub dan internasional turut mendapat pengakuan dari figur sepak bola dunia, termasuk mantan penyerang Argentina, Sergio Aguero, yang memprediksi sang pemain akan menjadi salah satu sensasi besar dalam turnamen kali ini.
"I really like Cherki. In France's last two friendlies, he started one and came off the bench in the other. We'll have to see how Deschamps sets up the team.
France have many options in midfield. Olise is playing at a very high level and I think he will be one of the revelations of the tournament. It would be interesting to see them playing together from the start," cetus Sergio Agüero, Mantan Penyerang Timnas Argentina kepada Stake.
Selain mengomentari potensi Olise, Aguero juga memberikan pandangannya mengenai persaingan perebutan gelar pencetak gol terbanyak atau Golden Boot di Piala Dunia 2026.
"It will depend on how far their national team goes because they'll have more matches to score in. Hopefully it's Leo, right? On the other hand, (Kylian) Mbappé has already shown his credentials as an International goal scorer.
Lamine (Yamal), if he fully recovers. And we shouldn’t forget Harry Kane and (Erling) Haaland, who are tremendous goal scorers," tambah Sergio Agüero, Mantan Penyerang Timnas Argentina kepada Stake.
Reputasi Olise yang terus meningkat juga diiringi dengan kesuksesannya meraih penghargaan UNFP sebagai Pemain Prancis Terbaik di Luar Negeri berkat penampilannya yang konsisten.
"My objective this season was to win everything with France and Bayern. That's it," tegas Michael Olise, Penyerang Sayap Timnas Prancis saat menerima penghargaan tersebut.
Dilansir dari Highsnobiety, karakter luar lapangan Olise dikenal sangat tenang dan organik, termasuk dalam caranya mengelola media sosial.
"If I want to post, I post. If I don’t, I don’t. It’s purely organic," jelas Michael Olise, Penyerang Sayap Timnas Prancis.
Berdasarkan laporan dari dawan.africa, nilai pasar Olise kini dilaporkan meroket hingga memicu rumor ketertarikan dari Real Madrid dengan nilai tawaran mencapai 150 juta euro, meskipun pihak Bayern Munchen menegaskan bahwa sang pemain tidak akan dijual.