PSIM Yogyakarta Taklukkan Madura United 2-1 di Laga Kandang Pamungkas

Share

PSIM Yogyakarta menutup pertandingan kandang terakhir musim ini dengan meraih poin penuh. Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut sukses mengalahkan Madura United dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Minggu (17/5/2026) malam WIB, tuan rumah menyudahi perlawanan tamunya dengan skor tipis 2-1, seperti dikutip dari Bola.

Kemenangan ini diraih setelah PSIM menurunkan susunan pemain terbaiknya sejak menit pertama. Winger Muhammad Iqbal kembali dipercaya masuk dalam starting line-up untuk mengisi lini serang Laskar Mataram.

Di kubu seberang, Madura United juga tampil dengan kekuatan penuh sejak awal laga. Nama-nama andalan seperti kapten Jordy Wehrmann, Kerim Palic, hingga Fransiskus Alessandro langsung diturunkan demi mengincar poin di Bantul.

Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan begitu babak pertama dimulai. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-18 melalui gol yang dicetak oleh pemain sayap asal Argentina, Ezequiel Vidal.

Keunggulan satu gol membuat intensitas serangan PSIM kian meningkat. Laskar Mataram menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat aksi Muhammad Iqbal pada menit ke-34, yang bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki paruh kedua, tuan rumah tetap mempertahankan dominasi permainan. Ze Valente sempat menggetarkan jala gawang lawan pada menit ke-54, namun dianulir wasit karena posisi offside.

Madura United memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62 melalui gol penyerang asal Brasil, Junior Brandao. Gol tersebut sempat menghidupkan kembali asa tim tamu untuk menyamakan kedudukan.

Jelang akhir laga, tepatnya menit ke-86, PSIM harus bermain dengan 10 orang. Gelandang Donny Warmerdam menerima kartu kuning kedua yang memaksa dirinya keluar dari lapangan pertandingan.

Unggul jumlah pemain membuat Madura United tampil lebih agresif guna menyamakan skor. Kendati demikian, lini pertahanan PSIM yang dikawal Cahya Supriadi mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga laga usai.

Dampak Hasil Pertandingan di Klasemen

Hasil minor di pekan ke-33 ini membuat posisi Madura United belum aman dari ancaman turun kasta. Kepastian mereka untuk bertahan di kompetisi tertinggi harus ditentukan pada laga pamungkas musim ini.

Laskar Sape Kerrab saat ini berada di peringkat ke-15 dengan perolehan 32 poin dari 33 pertandingan. Posisi tersebut membuat mereka harus bersaing ketat dengan Persis Solo untuk memperebutkan tiket bertahan.

Sementara bagi PSIM, tambahan tiga poin ini menempatkan mereka di posisi aman papan tengah. Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel kini menduduki peringkat ke-11 klasemen dengan raihan 45 poin dari 33 laga.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author