Cremonese Hajar sembilan Pemain Pisa Tiga Gol Tanpa Balas
Kemenangan krusial berhasil diamankan oleh Cremonese saat melakoni laga kandang kontra Pisa pada pekan ke-36 Liga Italia 2025/2026. Seperti dilaporkan oleh Bola, tim tuan rumah sukses membungkus poin penuh lewat keunggulan telak tiga gol tanpa balas.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini pada Minggu (10/5/2026) tersebut berjalan timpang setelah tim tamu diganjar dua kartu merah. Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan dengan baik oleh armada La Cremo untuk mendominasi jalannya laga.
Kiper berdarah Indonesia, Emil Audero, dilaporkan tidak banyak bekerja keras mengawal gawang Cremonese. Serangan bertubi-tubi dari tuan rumah membuat Pisa kesulitan mengembangkan permainan dan jarang memberikan ancaman berarti.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Cremonese langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan lawan. Upaya tersebut baru membuahkan hasil setelah lini belakang Pisa mulai goyah akibat kehilangan satu pemain.
Petaka bagi Pisa dimulai pada menit ke-23 ketika Rosen Bozhinov menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Federico Bonazzoli dengan keras. Kehilangan satu pilar pertahanan membuat area belakang tim tamu langsung dieksploitasi oleh tuan rumah.
Keunggulan jumlah pemain itu langsung membuahkan hasil manis pada menit ke-31. Mantan penyerang Leicester City, Jamie Vardy, membuka keunggulan Cremonese lewat eksekusi tembakan akurat dari luar kotak penalti.
Tembakan mendatar tersebut meluncur deras menuju sudut kiri bawah gawang yang gagal diantisipasi penjaga gawang Pisa. Keunggulan 1-0 bagi tuan rumah ini terus bertahan hingga kedua tim turun minum.
Pesta Gol La Cremo di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan masih berada di bawah kendali penuh Cremonese. Gol kedua yang dinantikan publik tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-51 lewat aksi Federico Bonazzoli yang meneruskan umpan matang Jari Vandeputte.
Situasi Pisa semakin memburuk memasuki menit ke-57 setelah Felipe Loya langsung diusir wasit akibat tekel keras terhadap Giuseppe Pezzella. Harus bertanding dengan sembilan orang membuat tim tamu kian terkurung di area pertahanan sendiri.
Menjelang akhir laga tepatnya pada menit ke-87, David Okereke mengunci kemenangan Cremonese menjadi 3-0. Penyerang asal Nigeria tersebut melakukan aksi individu dari sektor kiri dan melepaskan tembakan dari sudut sempit.
Walaupun berhasil mengamankan tiga poin penting, posisi Cremonese belum beranjak dari zona degradasi Serie A. Klub tersebut masih tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara dan terpaut satu poin dari posisi aman yang dihuni Lecce.