Erick Thohir Dukung Shin Tae-yong Latih Persija Jakarta

Share

Ketua PSSI Erick Thohir menyatakan dukungan jika Shin Tae-yong melatih Persija Jakarta. Kehadiran juru taktik asal Korea Selatan tersebut dinilai mampu menciptakan ekosistem sepak bola domestik yang lebih kompetitif, seperti dikutip dari Bola.

Erick Thohir mengungkapkan bahwa peringkat Liga Indonesia kini menunjukkan tren positif. Kompetisi tanah air berhasil naik dari peringkat 25 ke posisi 20 dalam laporan AFC Competition Ranking.

Pria yang menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut menetapkan sasaran tinggi untuk masa depan. Target berikutnya bagi kompetisi sepak bola nasional adalah menembus jajaran 10 besar Asia.

Jika melihat dari aspek komersial, Liga Indonesia diklaim sudah menduduki peringkat pertama di kawasan Asia Tenggara. Pencapaian ini dipandang sebagai sinyal kuat terkait meningkatnya daya tarik kompetisi di dalam negeri.

Keberadaan pelatih-pelatih berkualitas di klub-klub lokal diyakini akan memberikan dampak instan. Kualitas pertandingan dinilai akan meningkat dan secara otomatis mendongkrak standar permainan sepak bola nasional.

"Bagus dong. Karena ranking Liga Indonesia naik dari 25 menjadi 20 kalau tidak salah. Target kita kalau bisa sepuluh besar," ujar Erick Thohir.

"Kemarin secara komersial, Liga Indonesia sudah ranking satu Asia Tenggara. Artinya makin banyak pelatih yang memegang pangku di klub-klub, itu mestinya kualitas klub makin bagus. Nah, makin banyak pemain yang datang ke Liga Indonesia dengan kualitas bagus, mestinya liganya makin bagus," tuturnya.

Regulasi Ketat Pemain Asing

Selain jajaran pelatih, sorotan juga diarahkan pada standarisasi pemain asing yang merumput di tanah air. Erick Thohir menegaskan bahwa para pemain impor wajib memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola nasional.

"Itulah saya minta ke I.League, standarisasi pemain asing ini harus makin hari makin baik. Jangan justru membawa pemain asing yang tidak memberikan kontribusi baik ke sepak bola Indonesia, malah main mata, match fixing," ucap Erick Thohir.

"Bahkan tidak mendidik juga para pemain Indonesia untuk berkembang. Nah, itu yang kita sudah rapatkan di Exco PSSI, Liga Indonesia harus terus meningkatkan kualitas pemain-pemain asing yang bermain di Indonesia. Jadi bagus," terangnya.

Dampak Finansial dan Pondasi Timnas

Penguatan kualitas kompetisi domestik dipandang sebagai elemen krusial yang saling terhubung. Liga yang kuat diyakini bakal menyokong pembinaan Timnas Indonesia di berbagai tingkatan umur.

"Ya jadi makin banyak coach bagus ke Liga Indonesia, kualitas liga makin bagus, mudah-mudahan liga tembus sepuluh besar," papar Erick Thohir.

"Tentu itu menjadi bagian fundamental pengembangan Timnas Indonesia selain ya terus kita pacu, U-17 kita, U-19 kita, dan juga grassroots kita yang sekarang terus kita dorong," terangnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author