Militer AS Serang Instalasi Radar Pantai Iran di Selat Hormuz

Share

Pasukan militer Amerika Serikat menyerang instalasi radar pengintaian pantai milik Iran di kota Goruk, Pulau Qeshm, pada Jumat (5/6) waktu setempat. Langkah ini diambil setelah pihak militer AS melumpuhkan empat drone serang satu arah asal Iran di wilayah perairan strategis Selat Hormuz.

Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan bahwa tindakan ofensif tersebut dilakukan karena drone yang diluncurkan oleh Iran mengarah langsung ke jalur pelayaran internasional.

"Drone-drone serang itu menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional," kata CENTCOM dalam pernyataan tertulis yang dilansir AFP pada Sabtu (6/6/2026).

Pihak militer Amerika Serikat menegaskan bahwa operasi penghancuran situs radar di pantai selatan Iran tersebut merupakan bentuk tindakan preventif demi keamanan wilayah maritim.

Serangan AS terhadap instalasi radar Iran itu bertujuan untuk "mencegah serangan-serangan lebih lanjut", sebut CENTCOM.

Hingga saat ini, otoritas resmi maupun Garda Revolusi Iran belum memberikan pernyataan ataupun tanggapan resmi mengenai klaim yang dikeluarkan oleh pihak CENTCOM tersebut.

Kendati demikian, stasiun penyiaran resmi pemerintah Iran, IRIB, mengonfirmasi adanya aktivitas ledakan di wilayah selatan negara tersebut pada Sabtu (6/6) dini hari sekitar pukul 02.30 waktu setempat.

"Tidak ada sumber resmi yang mengomentari asal suara atau detailnya," sebut IRIB dalam laporan yang disiarkan melalui saluran Telegram.

Insiden ini memperpanjang rangkaian saling tuduh atas pelanggaran gencatan senjata antara kedua belah pihak. Konflik bersenjata yang melibatkan AS, Israel, dan Iran sebenarnya sempat mereda pasca-pemberlakuan gencatan senjata pada 8 April lalu yang diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden Donald Trump, meskipun proses mediasi damai oleh Pakistan masih belum mencapai hasil permanen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author