Timnas Indonesia Tekuk Oman Tiga Gol Tanpa Balas di GBK

Share

Timnas Indonesia sukses menaklukkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) malam WIB. Dilansir dari Bola, kepastian kemenangan skuad Garuda ditentukan melalui sumbangan gol dari Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Hasil positif ini memperpanjang catatan apik Timnas Indonesia sekaligus menjadi modal berharga menjelang laga persahabatan berikutnya kontra Mozambik. Meski meraih kemenangan meyakinkan, pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta pasukannya untuk tidak cepat berpuas diri karena proses membangun kekuatan tim masih panjang.

Pelatih berkebangsaan Kanada tersebut melihat masih banyak aspek permainan anak asuhnya yang perlu diperbaiki. Di sisi lain, juru taktik berusia 50 tahun itu juga merasa emosional menyaksikan atmosfer luar biasa dari puluhan ribu suporter yang memadati stadion sepanjang jalannya pertandingan.

Herdman memilih bersikap waspada saat ditanya mengenai formula terbaik Timnas Indonesia setelah adanya tiga pencetak gol berbeda dalam laga ini. Ia menuntut seluruh anggotanya untuk tetap membumi dan fokus bekerja keras meningkatkan kualitas permainan.

"Menurut saya semua pemain harus tetap rendah hati dan menapak tanah. Kami harus terus meningkatkan kualitas." kata Herdman.

Mantan pelatih timnas Kanada tersebut menilai skuad Garuda memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergali. Evaluasi berkala tetap akan dilakukan demi menjaga konsistensi performa tim di atas lapangan.

"Ada banyak ruang untuk berkembang. Ini sangat penting bagi kami," ujar Herdman.

Herdman juga enggan memberikan apresiasi khusus kepada satu individu saja atas hasil maksimal ini. Walaupun Emil Audero tampil impresif lewat penyelamatan penalti pada menit ke-38, sang pelatih menganggap keunggulan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif.

"Bisa kita lihat cara Emil di tendangan penalti itu." kata Herdman.

Aksi penyelamatan krusial pada babak pertama tersebut berhasil menjaga momentum keunggulan Indonesia. Pelatih asal Kanada itu menegaskan bahwa target tim adalah terus melampaui batas kemampuan, terlebih karena ada kompetisi Piala AFF yang akan dihadapi.

"Ini malam yang indah, tetapi sulit untuk menunjuk satu pemain. Kami ingin menekan batas. Masih ada Piala AFF juga," lanjut Herdman.

Antusiasme tinggi dari para pendukung di stadion juga menguras emosi Herdman yang terkesima dengan kecintaan besar masyarakat terhadap sepak bola. Ia menaruh harapan agar perkembangan timnas bisa terus berjalan demi memberikan kebanggaan bagi publik tanah air.

"Melihat ini rasanya emosional ketika semua penggemar ada di stadion. Lihat saja semangat negara ini ke sepak bola. Kami berharap bisa terus berkembang." ujar Herdman.

Kemenangan atas Oman ini sekaligus mengakhiri catatan buruk Indonesia yang tidak pernah menang atas tim Asia Barat tersebut selama 38 tahun terakhir. Herdman menganggap hasil ini sebagai sebuah pencapaian bersejarah yang sangat penting.

"Malam ini adalah langkah penting lawan Oman. Ini kemenangan pertama setelah 38 tahun. Kami ingin terus melangkah." kata Herdman.

Walau mengamankan kemenangan tiga gol tanpa balas, Herdman tetap menggarisbawahi bahwa performa tim sepanjang 90 menit belum sepenuhnya sempurna. Ia kembali mengapresiasi peran vital Emil Audero yang membuat skuadnya tetap memegang kendali permainan.

"Emil perannya besar dengan penalti itu. Kami menguasai pertandingan dan kami ingin terus berkembang." tutur Herdman.

Sebagai penutup, Herdman mengharapkan kehadiran penonton yang lebih masif untuk memberikan dukungan langsung di stadion pada pertandingan selanjutnya. Timnas Indonesia dijadwalkan akan kembali berlaga menghadapi Mozambik di tempat yang sama pada hari Selasa mendatang.

"Semoga penggemar lebih banyak datang di hari Selasa," kata Herdman.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author