5 Biji Kopi Paling Unik di Dunia dan Alasannya

Share

Ngopi Yuk! Kopi memiliki keragaman rasa dan karakter yang dipengaruhi pilihan biji kopi. Berikut daftar 5 biji kopi paling unik di dunia beserta alasan mengapa varietasnya dianggap istimewa.

  1. Panama Geisha — Panama Geisha berkembang pesat di dataran tinggi Panama pada ketinggian sekitar 1.400-2.000 meter dpl. Suhu sejuk membuat buah matang lebih lambat sehingga rasa lebih kompleks, dengan dominasi aroma melati, bergamot, buah tropis, madu, serta sensasi menyerupai teh. Varietas ini juga kerap meraih nilai di atas 90 poin dalam penilaian Specialty Coffee Association (SCA) karena produksinya sedikit dan permintaan tinggi.
  2. St. Helena Coffee — St. Helena Coffee dibudidayakan di Pulau St. Helena di Samudra Atlantik Selatan dengan lokasi perkebunan sekitar 1.700 meter dpl. Kondisi alam yang hampir tidak berubah selama lebih dari dua abad membantu mempertahankan karakter rasa yang khas. Varietas ini berasal dari Green Tipped Bourbon dengan cita rasa segar sentuhan jeruk, bunga, karamel, serta keasaman menyerupai anggur, sementara lahan tanam yang sangat terbatas membuat produksi sedikit dan sering memperoleh skor tinggi dari SCA.
  3. Laurina — Laurina (Bourbon Pointu) dibudidayakan di Pulau Réunion, Brasil, dan Nikaragua. Varietas ini memiliki kandungan kafein rendah secara alami akibat mutasi genetik dari varietas Bourbon, dengan karakter rasa cenderung lembut: sentuhan citrus, aroma floral, rasa manis halus, dan sensasi menyerupai teh. Keasaman juga lebih ringan dibanding banyak kopi lain, sehingga cocok bagi yang ingin menikmati lebih dari satu cangkir dalam sehari tanpa efek kafein terlalu kuat.
  4. Maragogipe — Maragogipe dikenal sebagai varietas kopi dengan ukuran biji hampir dua kali lebih besar dibanding arabika biasa, akibat mutasi genetik yang membuat buah dan bijinya berkembang lebih besar. Permukaan biji yang lebih luas memungkinkan profil rasa lebih beragam, seperti cokelat, kacang-kacangan, tekstur creamy, dan keasaman yang lembut. Namun, varietas ini membutuhkan penanganan khusus saat ditanam, dipanen, hingga disangrai, dan produksinya terbatas karena setiap tanaman menghasilkan buah lebih sedikit, sehingga bernilai jual tinggi.
  5. Jamaican Blue Mountain — Jamaican Blue Mountain termasuk kopi terlangka dengan rasa unik. Kopi ini pertama kali ditanam di pulau Martinique oleh orang Prancis pada abad ke-18, dan karena kondisi alamnya subur, kopi yang ditanam menghasilkan kualitas yang baik. Rasanya halus dengan sentuhan karamel manis yang kuat serta tanpa rasa pahit, tetapi kelangkaannya disebabkan kopi harus melalui proses panjang setelah dipanen sebelum bisa dijual.

Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author